CATATAN HATI SEORANG AYAH


Mungkin ibu lebih kerap menelpon untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tapi apakah aku tahu, bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku?

Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku. Tapi apakah aku tau bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku.
Saat aku sakit demam, ayah membentakku “Sudah diberitahu, Jangan minum es!” Lantas aku merengut menjauhi ayahku dan menangis didepan ibu.
Tapi apakah aku tahu bahwa ayahlah yang risau dengan keadaanku, sampai beliau hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku.

Ketika aku remaja, aku meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata “Tidak boleh! ”Sadarkah aku, bahwa ayahku hanya ingin menjaga aku, beliau lebih tahu dunia luar, dibandingkan aku bahkan ibuku? Karena bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga.

Saat aku sudah dipercayai olehnya, ayah pun melonggarkan peraturannya.
Maka kadang aku melanggar kepercayaannya.
Ayahlah yang setia menunggu aku diruang tamu dengan rasa sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu untuk mengontak beberapa temannya untuk menanyakan keadaanku, ”dimana, dan sedang apa aku diluar sana.”

Setelah aku dewasa, walau ibu yang mengantar aku ke sekolah untuk belajar, tapi tahukah aku, bahwa ayahlah yang berkata: Ibu, temanilah anakmu, aku pergi mencari nafkah dulu buat kita bersama. Disaat aku merengek memerlukan ini – itu, untuk keperluan kuliahku, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, beliau memenuhinya, dan cuma berpikir, kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal gajiku pas-pasan dan sudah tidak ada lagi tempat untuk meminjam.

Saat aku berjaya. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukku.
Ayahlah yang mengabari sanak saudara, ”anakku sekarang sukses.”
Walau kadang aku cuma bisa membelikan baju koko itu pun cuma setahun sekali. Ayah akan tersenyum dengan bangga.

Dalam sujudnya ayah juga tidak kalah dengan doanya ibu, cuma bedanya ayah simpan doa itu dalam hatinya. Sampai ketika nanti aku menemukan jodohku, ayahku akan sangat berhati – hati mengizinkannya.

Dan akhirnya, saat ayah melihatku duduk diatas pelaminan bersama pasanganku, ayahpun tersenyum bahagia. Lantas pernahkah aku memergoki, bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat bahagia. Dan beliau pun berdoa, “Ya Allah, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiakanlah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya.

”Pesan ibu ke anak untuk seorang Ayah”
Anakku..
Memang ayah tidak mengandungmu, tapi darahnya mengalir di darahmu, namanya melekat dinamamu …
Memang ayah tak melahirkanmu,
Memang ayah tak menyusuimu, tapi dari keringatnyalah setiap tetesan yang menjadi air susumu …
Nak..
Ayah memang tak menjagaimu setiap saat,
tapi tahukah kau dalam do’anya selalu ada namamu disebutnya …
Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar karena dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak aman…
Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat bunda, karena kecintaanya dia takut tak sanggup melepaskanmu…
Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri..
Bunda hanya ingin kau tahu nak..
bahwa…
Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda..
Anakku…
Jadi didirinya juga terdapat surga bagimu…
Maka hormati dan sayangi ayahmu.

 

.kang maman ilk.

NEGERI TANPA AYAH


Jika memiliki anak sudah mengaku-ngaku menjadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola. AYAH itu gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak, bukan sekedar ‘membuat’ anak. Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi.

AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja. Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yang tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah. Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH ?

Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari ‘Umar bin Khattab (radhiyallahu ‘anhu). AYAH durhaka bukan yang bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yang menuntut anaknya shalih dan shalihah, namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya. AYAH ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya. AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya.

Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country. Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama?

Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi. Banyak anak yang sudah merasa yatim sebelum waktunya, sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya.

Semangat Quran mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita mengenal Lukman, Ibrahim, Ya’qub, Imran. Mereka adalah contoh AYAH yang peduli. Ibnul Qayyim dalam kitab Tuhfatul Maudud berkata,

“Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH.”

Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAHnya bukan ibu. Nasab yang merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggungjawaban kelak.

Rasulullah yang mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAH-nya. Tetapi nilai-nilai ke-AYAH-an tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya. Nabi Ibrahim adalah AYAH yang super sibuk, jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi nabi. Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.

Di dalam Quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan, dimana 14 diantaranya yaitu dialog antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut.

Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid. Harus ada sosok AYAH yang mau menjadi guru TK dan TPA, agar anak kita belajar kisah ‘Umar yang tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yang berkisah, tapi AYAH-lah.

AYAH pengasuh harus hadir di masjid, agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was-was atau merasa terancam dengan hardikan. Jadikan anak terhormat di masjid, agar ia menjadi generasi masjid, dan AYAH-lah yang membantunya merasa nyaman di masjid.

Ibu memang madrasah pertama seorang anak, tetapi AYAH yang menjadi kepala sekolahnya. AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya. Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH ‘kepala sekolah’ tapi AYAH ‘penjaga sekolah’

Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan keduanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan IBU-nya. Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak. Jika ibu tak ada, anak menjadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika.

AYAH mengajarkan anak menjadi pemimpin yang tegas. Ibu membimbingnya menjadi pemimpin yang peduli. Tegas dan peduli itu sikap utama. Hak anak adalah mendapatkan pengasuh yang lengkap. AYAH terlibat, ibu apalagi. Mari penuhi hak anak untuk melibatkan AYAH dalam pengasuhan. Semoga negeri ini tak lagi kehilangan AYAH.

Silakan share jika berkenan agar makin banyak AYAH yang peduli dengan urusan pengasuhan.

Ust Bendri Jaisyurrahman (@ajobendri)

“Kami butuh pelayanan PRIMA” dari gelap menuju cahaya.


Tak terpungkiri lagi bahwa PLN jaman sekarang lebih maju dan lebih sehat dibandingkan dengan yang dulu-dulu.PLN sekarang memang telah berbenah menjadi BUMN yang baik dan mungkin yang terbaik dibandingkan dengan BUMN lainnya. Perusahan yang mengelola listrik Negara ini kini menjadi perusahan BUMN yang lebih profesional. Kita lihat saja sekarang banyak dibangun pembangkit listrik baik dari tenag air dan sekarang yang sedang trend adalah tenaga panas bumi. Memang sudah sepantasnya PLN sebagai perusahan yang mengelolah listrik dinegeri mencari sumber sumber energi yang bisa dijadikan Sumber listrik. Walaupun belum semua pelosok negeri ini belum teraliri listrik dan walau masih banyak anak negeri ini yang masih belum dapat menikmati listirk. Kita doakan saja semoga kedepan negeri ini bisa semuaanya teraliri listrik.
Tak ada gading yang tak retak dan tak ada manusia yang sempurna itu yang kiranya saya tunjukkan pada PLN. Memang tidaklah muda mengelolah perusahan sebesar PLN. Walaupun kelihatan begitu sempurna dan begitu maju masih ada sedikit pelayanan yang masih belum memuaskan menurut saya.
Sedikit pengalaman yang saya bagikan di blog ini Ceritannya pada hari itu rumah saya listriknya padam,mungkin ada gangguan di instalasinya. Berhubung saya tidak mahir urusan listrik serta tak kesetrum maka saya lapor ke kantor PLN. Malam malam saya ke kantor PLN, saya tanya pada satpam.
“Ada di balik pintu warna merah kata satpam”.
Saya pun langsung mendatangi petugas jaga. Setalah bicara panjang lebar akhirnya petugas itu memberi saran, mungkin ada kesalahan disekringnya pak, bapak ganti aja sekringnya.ooohh yadah terima kasih Pak.
Akhirnya saya mengikuti saran petugas itu, saya beli sekring di toko. Setelah nyampe rumah saya pasang tuh sekring di tempatnya. Setelah sekringnya terpasang saya langsung nyalain tuh box listrik yang ada di luar.
Wahahhhhh akhirnya padam semua lampu tetangga juga..saya pun langsung mendatangi petugas itu. Pak gimana nih jadi se RT mati semua. Petugas itu hanya cengar cengir ohhh ya ntar saya hubungi petugas yang ada di lapangan.mungkin 1 jam kerumah bapak kata petugas.
Setelah ditunggu tunggu petugas PLN pun tidak datang datang. Saya datangi lagi tuh kantor PLN.
Maaf pak sekarang sedang banyak gangguan, semua petugas sedang ada dilapangan,jadi bapak tunggu aja,kata petugas. Saya lapor ke petugas PLN hampir ada 5 kali. Dari pada tidak enak sama tetangga,,akhirnya saya cari tukang listrik.
Siangnya tukang listrik yang saya cari dari temen saya akhirnya datang dan membetulkan salran listrik. Akhirnya nyala semua lagi listriknya walaupun rumag saya belum nyala.
Setelah dua hari datang tuh petugas dari PLN,,mana pak listrik yang rusak,,dengan santai petugas bertanya pada saya. Saya jawab sudah jadi pak.
Memang tak ada gading yang tak retak. Begitulah ungkapannya. Ideku untuk PLN “ kalau bisa ditambah lagi petugas-petugas dilapangan dan lebih prosfesional lagi dalam bekerja” terangilah negeri ini. Bawa semua pelosok negeri ini menuju cahaya.

“Waktu Yang Menentukan”


Manusia memang tiada yang sempurna. Begitu juga dengan PNS/ASN yang ada di Indonesia. Memang tak ayal lagi banyak persoalan yang melilit pegawai baik pribadi maupun masalah kerjaannya. Memang dalam berkerja seorang PNS sedah diatur dalam UU maupun peraturan-peraturan lainya. Yang terbaru adalah UU ASN no 5 tahun 2014. menjadi PNS sekarang bak primadona yang sedang digandrungi masyarakat Indonesia, dilihat dari tahun ketahun peminat PNS semakin tinggi tak hayal dikarenakan penghasilan PNS sekarang bisa dikatakan lebih baik dari yang dulu-dulu.

Seorang PNS mempunyai tupoksi masing-masing baik yang fungsional maupun yang struktural. Dalam bekerja diatur dalam UU maupun peraturan lainnya. Mulai dari naik pangkat, jam kerja, dan fungsi-fungsi lainya. Sejati setiap orang ingin bekerja dengan sebenar-benarnya. Yang akan dipertanggung jawabkan pada atasan masing-masing dan yang terpenting bertanggung jawab kepada sang pencipta tuhan yang maha mengutahui. Ya memang segala tindak tanduk kita didunia ini tak lepas dari pengawasan sang maha Mengetahui. Memang setiap orang mempunyai pribadi-masing-masing. Ada yang OK dan ada KO dalam bekerja. Ibarat dalam sebuah pertandingan ini INJURY TIME yang menentukan. Banyak kita lihat di TV mapun di media media cetak seorang PNS tertangkap petugas Satpol PP sedang makan atau sedang belanja belanja dan yang lebih gila lagi sedang kencan saat jam kerja. Memang tak semua PNS dinegeri ini bekelakuan seperti itu. Seperti yang sudah dikatakan INJURY TIME yang menentukan. Jam kerja PNS memang berbeda beda mungkin ada yang masuk jam 7 maupun jam 8 begitu juga jam pulang mungkin ada yang jam 2 ada yang jam 4 tergantung instansi masing masing. Ada yang mengatakan waktu adalah uang ada pula yang mengatakan waktu itu pedang. Apakah itu berlaku dalam kehidupan kita?? Dan Apakah dalam bekerja kita sudah benar? Sesuai etika dan peraturan yang berlaku. Memang setiap orang kelak diakhirat akan dimintai pertanggung jawaban tentang sema perbuatan yang dikerjakan selama didunia. OH MY GOD ampuni dosa hambamu ini. Tanamkan rasa ikhlas dalam hatinya.
Edisi belajar corat-coret sedang Gusar tingkat tinggi (tanah rantau PK 91014 at 2-4 am)

Guruku “SAYANG” Guruku “MALANG”


Tak dipungkiri lagi bahwa profesi guru sekarang banyak diminati, sejak digulirkannya UU guru dan Dosen tahun 2005 profesi guru bak primadona.Banyak dicari di kalangan masyarakat. Tak lain tak bukan dikarenakan guru jaman sekarang dari segi penghasilan pemerintah lebih memperhatikan dengan diadakannya sertifikasi bagi guru. sertifikasi yang idealnya untuk mensejahterakan guru dan meningkatkan kinerja bagi guru bersangkutan. Dari tahun ke tahun memang pemerintah berusaha untuk memperbaiki keadadan pendidikan di negeri ini.

Seperti diamantkan oleh UUD 1945 bahwa setiap warga negara indonesia berhak atas pendidikan yang layak. oleh dari itu pemerintah berupaya sebaik mungkin untuk memperbaiki keadaan pendidikan di indonesia baik dari segi sarana maupun prasarana.

Guru jaman sekarang dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan jaman agar tidak tertinggal. Dijaman globalisasi ini memang guru dituntut harus bisa segalanya. Tapi guru memang bukanlah manusia yang sempurna, guru juga manusia biasa yang kadang ada salahnya. gur bukalah nabi yang selalu sempurna disegala bidang.

Seperti yang kita lihat diberita di tv maupun media cetak sekarang ini. Banyak persoalan yang melanda di dunia pendidikan kita, mulai dari masalah sekolah rubuh, perkelahian antar pelajar, hingga pelecehan sek yang menimpa siswa dan banyak lagi yang lainya, selalu dan selalu yang disalahkan adalah guru.

Dikalangan masyarakat luas guru dianggap bisa segalanya bah nabi yang sempurna. Masyarakat tak mau tahu menahu pokoknya kalau anaknya sekolah pasti pintar. Itulah paradigma guru yang ada di masyarakat. memang sudah tugas guru untuk mendidik setiap muridnya. Mulai dari menulis menghitung dan membaca. Tapi ada dikata semua kembali lagi kepada kemampuan siswa itu sendiri. Setiap siswa memang mempunyai kemampuan sendiri-sendiri.

Guru juga manusia, bukan sesosok makluk yang sempurna yang bisa segalanya.

“edisi belajar nulis unek-unek”

kota “TAPAL BATAS”


Kota cerbon, kota kang ning pinggir laut
Tapel wates jawa tengah jawa barat
Mumpung urip sedurunge teka maut
Sing ake puji syukur go akherat
Kota cerbon kumpulane para wali
Kang wis pada semere ning gunung jati
Munmpung enom, pada ngulati panganti
Agama islam wajib den anuti
Kentrong-kentrong suarane wis mumandang
Srengengene wis murub wayae sore
Kota cerbon kesebute kota udang
Kesenian gitar suling gamelane
Kota cerbon asale sing cai rebon
Pabrik grage bakar petis gopetugon
Petis manis belendrang banyune kacang
Pembangunan kota cirebon kang berintan

……
ya,lagu yang mengingatkanku pada tanah kelahiranku. cirebon adalah salah kota yang berada di jawa barat (yang kini tidak lagi barat) yang berbatasan langsung dengan jawa tengah. cirebon kota kecil yang menyimpan sejuta cerita. kota budaya yang kental dengan agama.
10600404_712434815479179_1488036873901656011_n

kota yang sudah tak ku tinggali lali saat ini. kota yang kini sudah berbenah menjadi kota metropolitan dengan gedung pencakar langit (lebay sedidit) yang kini sudah banyak bertebaran.
kangen rasanya dengan suasana di kota ini. kota kuliner yang tiada matinya 24 jam non stop. mulai dari empal gentong nya, sega jamblang, tahu gejrote, sego lengko, dan banyak lagi yang lainya (kata bung rhoma).
cerita suka duka canda tawa senang sedih gembira ria telah ku rasakan di kota ini. rasanaya ingin kembali menikmati suasana kota. suatu saat saya akan kembali ke daerah ini.

Semarang lagi Semarang lagi.


setelah hampir satu tahun lamanya saya tak pernah menginjakkan kaki di kota lumpia setelah kegiatan Pra jabatan di diklat srondol,kali ini beda ceritannya. kali ini saya mendapat tugas untuk mengikuti kegiatan TOT TIK yang diselenggarahkan oleh BPTIK dinas pendidikan prov. jateng,,tepatnya di gedung museum PKK ungaran kab.semarang. saya berangkat dari kota pekalongan sekitar jam 3 pagi naik bus. nyampe lah diterminal mangkang,nyampe situ saya bingung untuk mencapai gedung PKK naik opo meneh ikih,,wis yang penting intie daerah ungaran,,nah pas banget ada mobil damri jurusan mangkang-ungaran.naiklah saya mobil damri itu (dalam hati berkata ikih nyasar opo ora yoo..) alhamdulilae ora pas saya tanya sama sopirnya ( iya mas ini bener jurusan ungaran) ntar mas turun aja di persimpangan. nyampe lah dipersimpangan naik ojek menuju gedung PKK ungaran. alahmdulilah akhirnya nyampe tujuan dengan selamat. setelah regestrasi dan sebagainya saya masuk kamar,,satu kamar dengan abang-abang dari demak dan semarang. pembukaan pun dimulai oleh pejabat dari BPTIK,,setelah itu materi kelas maya pun dimulai (belajar dari internet). atau pembelajaran melalui internet (e-learning). ini cara mendaftar di rumah belajar kemendikbud yang saya terima ilmunya dari TOT TIK. silakan klik link dibawah ini: Tutorial Akses Situs Rumah Belajar

“ANTARA BATIK DAN SUNGAI”


PEKALONGAN memang terkenal dengan kota batik. daerah pekalongan memang menjadi produsen terbesar batik yang ada di indonesia. banyak mulai dati pedagang kaki lima hingga toko-tokoh besar menjual batik.terhampar dari wira desa hingga setono. tak hayal pekalongan menamankan dirinya word city of batik.

dari segi ekonomi batik memang menjadi pendapatan baik bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

permasalahanya, limbah dari proses pembuatan batik ini mau di kemanakan?

bagi masyarakat dan pabrik pabrik yang tidak mau ambil pusing mereka membuang limbah pembuatan batik ini ke sungai.

tak hayal jika sungai di pekalongan ini menjadi berwarna karena limbah masyarakat dan pabrik penghasil batik.

mari kawan sudah saatnya kita tak mencemari lingkungan.

sungai juga butuk kehidupan.

kehidupan juga butuh sungai.

selamatkan lingkungan unutuk anak cucu kita.

SEJAUH MANA CIREBON-PEKALONGAN?


bersyukur kepada allah yang telah memberikan nikmat dan karunianya kepada saya dan keluargaku.

Tak terasa hampir 3 tahun saya berada di kota pekalongan. awalnya saya tidak kepikiran akan hidup dan tinggal di kota ini. suatu hari saya dan temen teman sering kumpul sewaktu ada pembukaan CPNSD tak lain dan tak bukan untuk mencari informasi dan saling bertukar informasi. sebut saja OPANK ( terima kasih banyak mas sofyan sanjaya telah membukaakan pintu rejeki saya) salah satu teman yang paling berjasah dalam hidup saya selain orang tua dan keluarga saya. ya, saya dan teman teman saya akhirnya daftar CPNSD tahun 2010 di kota pekalongan. suatu hari saya dan teman teman saya pergi untuk mengikuti tes CPNSD di pekalongan. kami pergi naik sepeda motor, tepat sampai di kota tegal kami kenah tilang (spion nya satu soalnya).gila dalam hati baru pertama ini saya kenah tilang.kami pun pergi melanjutkan perjalanan ke pekalongan, sambil dalam hati memikirkan STNK motor saya yang di bawah polisi.

akhirnya kami sampai di kota pekalongan setelah sebelumnya harus melewati brebes,tegal dan pemalang.

hingga akhirnya kami mencari tempat untuk kami mengikuti tes.

paginya kami mengikuti tes seleksi CPNSD kota pekalongan.

suatu hari tibalah waktu yang dinanti yaitu pengumuman hasil seleksi cpnsd.

alhamdulilah kami semua lulus.

memang rejeki tidak kemana pada waktu itu mas opank keterima juga di cirebon.

mau tidak mau mas opank akhirya memilih di cirebon.

akhirya kami melanjutkan hidup kami di pekalongan walau tanpa mas opank.

indonesia itu luas kawan tak hanya cirebon dan bandung saja. jika kalian hanya berdiam diri saja,kalian tidak bisa menikmati hidup ini.

ayolah janganlah seperti burung dalam sangkarnya.

INDONESIA MEMBUTUHKAN KALIAN SEMUA.

SATU INDONESIA SATU,TAK ADA RASISIME TAK ADA SUKUISME.

WISATA RELIGI CIREBON


 A. Makam sunan gunung jati

makam_sunan_gunungjatiLokasi gerbang Makam Sunan Gunung Jati ini berjarak sekitar 100 meter dari tepi Jl. Raya Sunan Gunung Jati, arah ke utara dari Kota Cirebon Di kompleks Makam Sunan Gunung Jati ini terdapat sembilan lapis pintu, yaitu Lawang Gapura, Lawang Krapyak, Lawang Pasujuduan, Lawang Ratnakomala, Lawang Jinem, Lawang Rararoga, Lawang Kaca, Lawang Bacem dan Lawang Teratai. Sayangnya pengunjung biasa hanya bisa masuk sampai pintu ke-empat di serambi muka Pesambangan. Makam Sunan Gunung Jati sendiri terletak di perbukitan Gunung Sembung, dan karena alasan keamanan maka Makam Sunan Gunung Jati hanya boleh dikunjungi oleh keluarga Keraton dan keturunannya, serta para tamu kehormatan mereka.

Tidak ada tarif sumbangan tertentu, namun Anda akan melihat lembaran ratusan atau lima puluh ribu bergeletakan di sana. Keramik Cina terlihat bertebaran di tembok pendopo, undakan dan sebagian dinding. Dua buah ornamen udang terlihat menempel pada dinding diantara hiasan kaligrafi pada logam bulat berwarna kuning keemasan.Makam sunan gunung jati pada dinding tinggi bercat putih yang permukaannya nyaris penuh berhiaskan keramik Cina asli dengan hiasan batu beraneka warna bertebaran di sana sini. Sangat indah.
Makam sunan gunung jati dengan keramik piring dan bentuk bulatan lebih kecil yang mengelilinginya, yang konon dibawa oleh Putri Ong Tien, istri Sunan Gunung Djati yang berasal dari Negeri Cina. Makam sunan gunung jati pada keramik dan hiasannya yang telah berusia ratusan tahun, dan warnanya belum juga pudar dan terlihat cukup terawat dengan baik. Makam sunan gunung jati di tempat dimana para peziarah biasanya berkumpul dalam kelompok-kelompok dan bersama-sama berzikir dan memanjatkan doa, entah untuk menghormati Sunan Gunung Jati sebagai salah satu Wali Songo yang berpengaruh, atau karena mereka memiliki keinginan tertentu dan berharap mendapat berkah dari sang wali. Makam sunan gunung jati pada sebuah bangunan kayu di kompleks Makam yang disebut Playonan, atau bangunan pelepasan bagi keluarga Sunan Gunung Jati yang meninggal dunia.
Makam sunan gunung jati pada Gentong Puter Giling yang letaknya berada di dekat Playonan. Menurut kepercayaan, gentong ini bisa membantu memanggil kerabat yang telah lama tidak diketahui kabar beritanya. Makam sunan gunung jati pada ornamen indah pada beberapa batu nisan di kompleks Makam yang dikerjakan oleh tangan yang halus. Di bagian ini terdapat makam keturunan Sunan Gunung Jati yang memiliki gelar Pangeran, Elang, Raden, atau pun Ratu.
Sunan Gunung Jati yang aslinya bernama Syarif Hidayatullah lahir sekitar tahun 1450 dari ayah bernama Syarif Abdullah bin Nur Alam bin Jamaluddin Akbar, seorang Muballigh dan Musafir besar dari Gujarat, India, yang dikenal sebagai Syekh Maulana Akbar oleh kaum Sufi, dan ibu bernama Nyai Rara Santang, putri Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi dan Nyai Subang Larang, dan merupakan adik Pangeran Walangsungsang yang bergelar Cakrabuwana atau Mbah Kuwu Cirebon Girang.
B. Masjid Agung Sang Cipta Rasa
Masjid ini masih merupakan bagian dari Keraton Kasepuhan, letaknya di sebelah barat alun-alun Sangkalabuwana luas arealnya + 4.750 m2, menurut historisnya masjid Agung Sang Cipta Rasa didirikan pada tahun 1422 tahun Saka atau 1500 Masehi.yang pelaksanaan pembangunannya di pimpin oleh Sunan Kalijaga. Nama Masjid Sang Cipta Rasa sendiri mempunyai Makna Filosofi Sang berarti Agung, Cipta berarti Bangunan sedang rasa berarti manfaat, sehingga arti kata Sang Cpta Rasa maksudnya berarti Bangunan yang memilki Manfaat yang Agung/besar yang dikaitkan dengan kegiatan syiar agama islam dan agama di tanah cirebon. Keunikan Masjid ini yaitu dengan diadakannya adzan Pitu (tujuh Muadzin) pada setiap sholat jum’at
C.     Makam Syekh Maulana Maghribi Cirebon
 Tempat Wisata Cirebon di Jl. Astanagarib, yang penunjuknya terlihat dalam perjalanan ke Keraton Kacirebonan.
D.     Masjid At-Taqwa Cirebon
Tempat Wisata Cirebon di Jl. Siliwangi yang terlihat sangat megah dengan menara menjulang ketika saya melintasinya.
E.      Masjid Merah Panjunan Cirebon
 Tempat Wisata Cirebon di Desa Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, didirikan pada 1480 oleh Syarif Abdurrahman
F.      Makam Keramat Megu Cirebon
 Tempat Wisata Cirebon di Desa Megu, Plered, berupa makam seorang tokoh penyebar agama Islam di wilayah cirebon yang berada di tengah tengah sebuah masjid, 20 menit dari Kota Cirebon.
G.     Makam Keramat Talun
 Tempat Wisata Cirebon di berada di Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, dengan peninggalan sebuah masjid dan Makam Embah Kuwu Sangkan.
H.     Makam Nyi Mas Gandasari Cirebon

Tempat Wisata Cirebon di Desa Pangurangan, Kec Panguragan, berupa makam murid Sunan Gunung Jati yang terkenal dengan kemampuan ilmunya yang tinggi.

I.        Makam Syekh Magelung Sakti Cirebon
 Obyek Wisata Cirebon di Desa Karang Kendal, Kec Kapetakan, berupa makam mubaligh yang disegani dan salah seorang pendekar yang mampu mengalahkan kesaktian Nyi Mas Gandasari.
J.       Situs Batu Tulis Huludayueh Cirebon
Obyek Wisata Cirebon di Desa Cikalahang, Kec Dukuh Puntang, di belakang Kolam Renang Hegar, di tengah tengah persawahan, berupa batu bertulis peninggalan Kerajaan Sunda.
K.     Makam Keramat Ki Buyut Trusmi
Makam Keramat Ki Buyut Trusmi terletak di Cirebon tepatnya di Kampung Dalem, Desa Trusmi Wetan, Weru, yang letaknya tidak seberapa jauh dari Toko Batik Trusmi Cirebon Jaya Abadi.
L.      Makam Ki Gede Gamel
Makam Ki Gede Gamel terletak di Desa Gamel, Plered, yang terlewati dalam perjalanan dari Makam Sunan Gunung Jati menuju daerah sentra Batik Trusmi.
M.    Situs Lawang Gede Cirebon

Obyek Wisata Cirebon di Desa Mertasinga, Kec Gunungjati, berupa pintu kayu berukuran cukup besar bekas pintu gerbang kerajaan. Ada tempat air kuno tidak jauh dari tempat ini.