Bahasa Indonesia: “Usaha Memperkaya Kosakata Melalui Pengembangan Ketrampilan Membaca”


Sebelum penulis mengungkapkan usahanya memperkaya kosa kata melalui pengembangan ketrampilan mmembaca,terlebih dahulu akan diuraikan pengertian membaca menurut para ahli, sebagai berikut: Henry Guntur Tarigan (1987:7) memberi batasan, “Membaca adalah suatu proses yang dilakuka serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh suatu pesan, yang hendak disampaikan penulis melalui media kosakata/bahasa tulis”. Sedangkan menurut Jasir Burhan (1971:90) memberi pengertian ” Membaca adalah perbuatan yang dilakukan berdasarkan kerjasama berdasarkan beberapa ketrampilanyaitu mengamati, memahami, dan memikirkan”. Dan menurut Tampubolon (1990:5) mengemukakan “Membaca adalah satu ddari empat kemampuan bahasa pokok,dan merupakan satu bagian atau komponen dari komunikasi tulisan”.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas penulis simpulkan bahwa membaca adalah sebagai suatu proses untuk memahami makna tersirat dan tersurat, yang terkandung dalam kata-kata yang tertulis. Makna bacaan tidak terletak pada halaman tertulis tetapi berada pada pikiran pembaca. Makna ini akan berubah karena setiap pembaca memiliki pengalaman yang berbeda-beda yang dipergunakan sebagai kata untuk menginterprestasikan kata-kata tersebut. Oleh karena itu untuk memaknai suatu wacana akan berbeda pada orang yang berbeda. Namun secara umum dengan membaca seseorang akan memperluas wawasan pengetahuannya, mempertajam daya nalarnya. Pepatah mengatakan bahwa buku adalah gudang ilmu,membaca adalah kuncinya.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk memperkaya kosakata oleh guru khususnya dalam kegiatan belajar mengajar seperti dikemukakan Tarigan, (1994:14) adalah sebagai berikut :
1. memperkenalkan sinonim kata-kata, anonim kata-kata paraprase, kata-kata berdasar sama.
2. memperkenalkan imbuhan yang mencakup awalan, sisipan dan akhiran.
3. mengira-ngira atau merekan makna kata-kata dari kontek kalimat.
4. kalau perlu menjelaskan arti kata abstrak dengan menggunakan bahasa daerah atau bahasa ibu pelajar.
5. membantu pelajar untuk memahami makna struktur-struktur kata, kalimat dan sebagainya dengan cara-cara yang telah dekemukakan diatas disertai latihan seperlunya.
6. membantu keterpahaman kosakata serapan, kosakata umum dalam berbagai hal.
7. melatih menguasai kosakata dalam berbagai kegiatan berbahasa secara berkesinambungan dengan menggunakan setiap kesalahan siswa sebagai umpan balik untuk perbaikan selanjutnya.
Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa guru mengajarkan kosakata terhadap siswa adalah menolong siswa untuk mampu melihat persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Misalkan, karena telah mempelajari kosakata, siswa akan dengan mudah membedakan antara penatar dengan petatar. Penatar berarti orang yang menatar sedangkan petatar adalah orang yang ditatar.
Itu sebabnya salah satu manfaat pengembangan kosakata adalah menambah wawasan perubahan makna kata bagi siswa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s